Analisis Kasus Stunting Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat dengan Menggunakan Metode Spatial Autoregressive (SAR)
DOI:
https://doi.org/10.24036/trqq6a30Keywords:
stunting, analisis regresi spasial, spatial autoregressiveAbstract
Stunting merupakan masalah kesehatan dalam masyarakat termasuk di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi stunting dengan mempertimbangkan aspek spasial menggunakan Spatial Autoregressive (SAR). Data yang digunakan berupa data sekunder yang diambil dari publikasi BPS yang mencakup data prevalensi stunting Kabupaten/Kota di Sumatera Barat tahun 2023. Adapun variabel penelitian yaitu penduduk miskin, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), jaminan kesehatan, akses air minum layak, dan sanitasi layak. SAR dilakukan untuk mendeteksi ketergantungan spasial antar daerah. Hasil estimasi model SAR menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi prevalensi stunting secara signifikan adalah tingkat penduduk miskin.










